Jelajah wisata alam Indonesia, adalah catatan pribadi, sarana untuk untuk menuangkan pengalaman, ceritakan keindahan wisata alam Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

1.4.16

Kawasan wisata kuliner Balikpapan

Kawasan wisata kuliner Balikpapan

Lezatnya menikmati hidangan ikan bakar di kawasan wisata kuliner Balikpapan. Sehabis menikmati suasana malam minggu yang cerah di Taman Bekapai. Duduk santai sambil ngobrol bersama teman, menikmati indahnya taman dengan lampu warna warni dan gemericik suara air mancur. Tidak terasa waktupun berjalan terus. Perut ini mulai memanggil-manggil "laper laper" waktunya isi.....

Singkat cerita Aku langsung menuju kawasan wisata kuliner Balikpapan yang ada di Jalan Tanjung Pura, Jalan pelan-pelan lirak lirik kanan dan kiri memilih warung  yang cocok. Akhirnya pilihan jatuh di warung "dewi" spesial ikan bakar dan ayam bakar. Ikan trakulu bakar yang jadi sasaran, ditemani segelas jus alpukat, rasanya mak nyusss..

Bagi masyarakat Balikpapan tentunya tidak akan merasa kesulitan jika ingin menuju ke kawasan wisata kuliner Balikpapan yang berada di Jalan Tanjung Pura, karena letaknya yang berada di pusat kota. Namun bagi yang belum pernah kesini, ini petunjuknya. 

Kawasan wisata kuliner Balikpapan berlokasi di sebelah barat dari Taman Bekapai, sebelah timur dari Rumah Sakit Pertamina, Rumah Sakit Bhayangkara. Lewat dari Jalan Jenderal Sudirman, sebelum Kantor pos ada pertigaan, belok kiri. di jalan masuk ada gapura yang bertuliskan " Selamat datang di kawasan wisata kuliner Balikpapan. Di sepanjang jalan  tanjung Pura berderet puluhan warung-warung yang menyajikan beragam menu makanan dan minuman. Dan selanjutnya selamat berwisata kuliner.

Daftar menu makanan dan minuman yang dapat Anda pilih di warung "DEWI" antara lain:
- Trakulu bakar / goreng
- Kakap bakar / goreng / asam manis
- Bawal bakar / goreng
- Baronang bakar / goreng
- Kerapu bakar / goreng
- Bandeng bakar / goreng
- Ikan Mas bakar / goreng
- Ikan Nila bakar / goreng
- Udang bakar / goreng / asam manis
- Cumi bakar / goreng / asam manis
- Ayam bakar
- Bebek bakar / goreng
- Pecel ayam
- Pecel lele
- Cah kangkung
Minumannya
- Aneka jus buah
- Es teh
- Es jeruk 
- Dll


Share:

25.3.15

Cara mengatasi kemacetan lalu lintas

Kemacetan lalu lintas yang terjadi di kota-kota besar, seperti, Kota Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Makasar dan kota-kota lainnya, sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah dan wajar, serta terjadi setiap hari. Cara mengatasi kemacetan lalu lintas ini merupakan pandangan dan pendapat pribadi, hasil dari pengamatan selama melaksanakan jelajah wisata alam Indonesia. Bertambahnya jumlah kendaraan baik mobil ataupun sepeda motor semakin hari semakin banyak, dan kondisi jalan dalam keadaan tetap, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, cepat atau lambat  ini pasti akan mengakibatkan kemacetan.

Sesungguhnya berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan di kota besar telah dilakukan oleh pemerintah. Sebagai contoh di kota Jakarta, beberapa hal telah dilaksanakan, seperti pembuatan jalur busway, penerapan sistim 3 in 1 di beberapa ruas jalan, penerapan aturan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistim ganjil-genap, pembatasan jumlah penduduk datang/urbanisasi, rencana pembuatan jalur kereta api, dll. Akan tetapi nampaknya, masih belum cukup untuk menyelesaikan masalah dan mengurangi kemacetan. Beberapa hal yang mungkin bisa dilaksanakan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas diantaranya:

1. Perlebar jalan atau buat jalan baru
Dengan perlebaran atau pembuatan jalan baru, sudah barang tentu akan dapat memperlancar arus kendaraan. Akan tetapi, perlebaran atau pembuatan jalan baru tidak semudah yang kita bayangkan "Tinggal buat jalan saja, gitu saja kok repot" kendalanya sudah barang tentu, soal pembebasan lahan yang padat penduduk. Solusinya buat jalan layang di atas jalan yang sudah ada, tentunya akan membutuhkan dana yang tidak sedikit dan waktu yang panjang dalam pembuatannya.
2. Pembatasan jumlah kendaraan yang ada
Semakin lama jumlah kendaraan akan semakin banyak dan berakibat kemacetan. jika jumlah kendaraan dibatasi dan tidak ada penambahan, sudah barang tentu, dapat mengatasi kemacetan. Untuk membatasi jumlah kendaraan dengan cara membatasi umur pemakaian kendaraan atau dengan cara menaikan pajak kendaraan pribadi setinggi-tingginya. mungkin sebagian orang akan bilang hal ini " kurang bijaksana ".
3. Perbanyak angkutan masal yang murah
Dengan memperbanyak jumlah angkutan masal yang murah, yang menjangkau ke segala pelosok, dan selalu ada setiap saat. Seperti kereta api, busway, ataupun angkutan umum lainnya harus diperbanyak jumlahnya dan diperbanyak jadwalnya. Dengan meningkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan, ketepatan, dan ketersediaan setiap waktu serta lebih murah, "jika dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi"  Masyarakat pasti akan beralih menggunakkan kendaraan umum dan megkandangkan kendaraan pribadinya. Selanjutnya peran pemerintah memberikan subsidi untuk kelangsungan angkutan masal yang murah. Saya rasa ini adalah solusi paling jitu.
4. Membebaskan ruas jalan dari kendaraan parkir
Berikan aturan dilarang berhenti dan parkir di jalan, untuk kendaraan umum menaikan atau menurunkan penumpang harus dibuatkan tempat khusus " lihat sirkuit" perbanyak rambu-ramu lalu lintas. Pembangunan gedung-gedung baru yang ada di pinggir jalan harus menyediakan lahan parkir,
5. Penerapan aturan dan sangsi tegas
Berikan sangsi tegas kepada semua pelanggar rambu lalu lintas, ini wewenang pihak kepolisian. Supaya semua aturan yang telah dibuat dapat ditaati, dan kenyamanan, keamanan berlalu lintas dapat tercapai.

Demikian cara mengatasi kemacetan lalu lintas di kota besar. semoga ada yang bisa terlaksana, dan kehidupan berlalu lintas dapat berjalan harmonis, nyaman dan aman.

Share:

20.3.15

Makan Malam di Kawasan wisata kuliner Bitung



Kota Bitung merupakan Kota yang berada di paling ujung dari Pulau Sulawesi, tepatnya berada di Propinsi Sulawesi Utara. Terkenal sebagai kota cakalang. Jika berkunjung atau pas berada di Kota Bitung tidak lengkap rasanya bila tidak merasakan nikmatnya berwisata kuliner, memanjakan lidah, terutama menu ikan bakarnya yang terkenal mak nyuss. Ada ikan kakap merah, ikan baronang, ikan kerapu, ikan bubara, cumi-cumi, kepiting, udang, dll.


Kawasan wisata kuliner Kota Bitung berada di dekat jalan utama Jl Yos Sudarso Bitung. Bagi masyarakat Kota Bitung sendiri mungkin semua sudah tahu  tempat ini, namu bagi  yang baru pertama datang ke Kota Bitung dan masih belum tahu lokasinya, jangan risau dan cemas, karena tempat ini mudah di cari.

Lokasi wisata kuliner Bitung dapat dikunjungi dengan mudah, karena berada di jalan utama kota Bitung, dekat pelabuan laut, dan dekat pasar. Bisa menggunakan kendaraan pribadi, menggunakan angkutan umum atau menggunakan jasa ojek juga bisa. Angkutan umum dan ojek dengan mudah Kita jumpai di Kota ini, banyak dan selalu siap sedia mengantar Kita menuju ke tempat ini. Deretan rumah makan selalu siap menanti Kita. Disini kita akan dimanjakan dengan berbagai menu masakan dan banyak macam pilihan, seperti: nasi padang, nasi campur, nasi goreng, coto makasar, sea food, bakso, mie ayam, soto, gorengan, martabak dll.

Kali ini saya makan malam di kawasan wisata kuliner, di salah satu rumah makan yang menyediakan menu Ikan kakap merah bakar.  Aroma khas ikan yang sedang dibakar menggelitik hidung ini, menggugah selera makan, Tidak lama menunggu kakap merah bakar dihidangkan siap dinikmati, dihidangkan bersama sambal dabu dabu, (yaitu campuran cabai, tomat, bawang merah yang dipotong kecil-kecil) tumis kangkung, potongan mentimun dan daun kemangi, rasanya mak nyusss....  Dan tidak lupa pesan minuman, walau pilihan minuman banyak macamnya, Saya pesan ES TEH MANIS karena ingat tayangan iklan di TV, apapun makananya minumanya tetap Es Teh.

Alhamdulillah, habis makan perut terasa kenyang dan hatipun turut senang
Share:
Copyright © Jelajah Wisata Alam Indonesia | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com